Sejarah

Provinsi DIY pertama kali memperoleh dana PNPM-MPd (saat itu bernama Program Pengembangan Kecamatan/PPK) pertama kali pada tahun 1999 dimana saat itu baru Kab. Gunungkidul dan Kab. Kulon Progo yang memperoleh alokasi BLM. Dua kabupaten lainnya yaitu Kab. Bantul dan Kab. Sleman baru menerima alokasi PPK Rehabilitasi Paska Bencana pada tahun 2006 setelah terjadinya bencana gempa bumi di Prov. DIY. Sampai dengan tahun 2010 ini total dana BLM Kegiatan yang sudah diterima Prov. DIY sebesar Rp. 380.300.000.000,- dengan komposisi dana APBN Rp. 338.440.000.000,- dan APBD Rp. 41.860.000.000,-. Kecamatan yang sudah pernah mendapatkan alokasi BLM PPK/PNPM-MPd berjumlah 56 kecamatan namun tidak semua kecamatan memperoleh BLM Kegiatan terus menerus. Saat ini hanya 36 kecamatan yang menjadi lokasi program, sedangkan 20 kecamatan lain sudah paska program dikarenakan status sebagian besar desa-desa di kecamatan tersebut adalah kelurahan sehingga diambil alih oleh P2KP/PNPM Mandiri Perkotaan.